umbu manna mengabarkan bahwa upacara pemakaman di kampung raja kemaren itu [14-15 september 2006] melibatkan 5000-6000an tamu , itu pun masih ada 4 rombongan yang karena perjalanannya jauh tidak bisa datang pas upacara, hanya mewakilkan utusannya saja.
ada 6 ekor kuda yang dikurbankan, 3 ekor kerbau, 5 ekor sapi dan 33 ekor babi..!
upacara kematian bukan sembarang upacara.
mati tidak sekadar tiadanya nyawa seseorang namun juga masalah solidaritas kekerabatan. matinya seseorang justru menjadi sarana bagi tampilnya dan diperkuatnya lagi ikatan antar keluarga.
pemakaman atau penguburan di sumba timur belum pernah saya liat sich, tapi sudah pernah di ceritakan oleh bp raja umbu ndjaka dan putranya umbu manna!
kampung raja prailiu dan waingapu yang panas telah membagi cerita bagi kamu teman-teman dari peneliti PSKK UGM yogyakarta. salam hangat untuk kawan-kawan sumba