Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘education’ Category

hal-hal menarik tentang ITB

Ini kesaksian orang lain tentang kampus di mana saya dulu juga pernah belajar. Bedanya, bila kesaksian di bawah ini mempersaksikan keadaan setahun di sana, saya kuliah lebih dari satu tahun di kampus itu. Kuliah yang sungguh melelahkan dan memeras harta orang tua 🙂

Namun demikian, apa yang ditulis ini ada benarnya, tidak jauh beda dengan jaman saya sendiri yang terpaut lebih kurang 15 tahun darinya. Berikut saya kutipkan saja dari blog endosymbiont’S Hall of Visions:
Selama satu tahun berkuliah di ITB dari tahun 2001 sampai 2002, saya banyak menemukan hal-hal menarik dari kampus ITB yang mungkin tidak dimiliki kampus-kampus lain di manapun di dunia.

[Disclaimer: Fakta-fakta di bawah mungin sudah berubah sesuai dengan perkembangan waktu].

1. ITB memiliki program yang namanya Tahap Persiapan Bersama (TPB), di mana semua mahasiswa tahun pertama dari jurusan apapun harus mengambil mata kuliah dasar yang sama. Jadi mahasiswa biologi harus mempelajari fisika, mahasiswa teknik informatika harus mempelajari pengetahuan lingkungan atau kimia dasar. Yang lebih hebat lagi, semua siswa harus mengambil mata kuliah olahraga supaya badannya pada sehat katanya.

2. ITB tergolong kampus yang memiliki tradisi ospek dan solidaritas himpunan yang sangat kuat. Ospeknya kuga tergolong salah satu yang terbrutal di Indonesia. Mungkin satu tingkat di bawah STPDN atau Akademi Militer TNI kali :p Sudah banyak yang meninggal kok dan urusan sama polisi, gak pernah diekspos aja di media massa. Soalnya meninggalnya bukan karena digebukin, kalo digebukin kayak STPDN mah udah dijamin masuk Buser.

3. Jika Anda pergi ke ITB pagi-pagi sekitar jam 6 pagi, kampus ITB akan masih dipenuhi kabut, sangat indah dan sejuk.

4. Dua presiden RI pernah berkuliah di sana, Soekarno jurusan Teknik Sipil dan BJ Habibie jurusan Teknik Penerbangan. Gedung kuliah di jurusan teknik sipil pun masih dipelihara bentuk aslinya sama seperti pada saat Soekarno di sana.

5. Dengan uang Rp 1700 5 tahun yang lalu, Anda masih bisa makan semangkok soto ayam + nasi di pinggir jalan Taman Sari, tapi kebersihan tidak dijamin.

6. Dulu ITB penuh dengan tai kuda karena banyak jasa menunggang kuda di depan kampus Jalan Ganeca. Kalo soal bau sih gak usah diomong, tapi gua heran masih aja ada warung di jalan yang sama.

7. Dengan uang 5000 perak Anda bisa memperoleh CD komputer bajakan, misalnya Adobe Premier yang harga aslinya bisa puluhan juta rupiah, bisa Anda beli dengan 5000 perak saja di depan kampus ITB. Kalau programmer Adobe tahu programnya dijual seharga 50 sen US dollar, bunuh diri deh tuh orang. CDnya tanpa kotak cuma dikasih plastik transparan aja gitu kayak plastik buat minuman dingin yang dijual abang-abang di warung pinggir jalan. Yang jual pake mobil, kalau ada polisi bisa langsung ngacir.

8. ITB memiliki gedung kesenian yang cukup berkualitas, namanya Sasana Budaya Ganeca (Sabuga). Banyak artis terkenal tampil di sana, Chrisye, Inul, Scorpions (ya yang nyanyiin Winds of Change itu!), Air Supply, dll. Tapi tentu saja kualitasnya masih di bawah Univercity Cultural Centre (NUS) :p

9. ITB memiliki kolam renang standar internasional yang ada menara untuk loncat tingginya.

10. Konser Padi pernah berakhir rusuh dengan diminta dibubarkannya konser itu oleh sekumpulan anak munafik dari Keluarga Mahasiswa ITB. Alasannya konser itu disponsori perusahaan rokok A-Mild dan gaya hidup hedonis. Padahal hampir 60% mahasiswa pria ITB ngerokok.

11. Jurusan astronomi adalah jurusan yang paling sedikit jumlah mahasiswanya per angkatan. Biasanya cuma berapa belas orang per angkatan. Kalau ospek itu teriak-teriak kayak anak bebek dibanding jurusan teknik mesin yang kayak suara tank lewat.

12. Kalau pas wisudaan biasanya yang lulus diarak-arak keliling kampus dan sepanjang jalan itu bakal ditimpukin water baloon.

13. Beberapa jurusan punya tradisi tawuran antar jurusan, tujuannya untuk merobek jaket himpunan lawan. Yang sudah tradisi tawuran itu mesin, sipil, tambang, geologi. Gua paling demen deh nonton mereka pada tawuran saling dorong, ngeludah cuih, dan gebuk2an pake tongkat koran.

14. Memang bener kata legenda kalo cewe-cewe Sunda itu cakep dan putih-putih. Tapi tentunya kalau mau cuci mata lebih enak lagi yah ke Unpar atau Maranatha aja karena pakaiannya semakin berkurang.

15. Banyak buku di perpus yang dirobek halamannya karena siswanya males bawa pulang satu buku, berat kali terus dia robek aja itu halaman yang diperlukan. Biadab.

16. Banyak WC yang ah udah deh gak usah diomongin seperti apa. Padahal ada pepatah yang mengatakan kalau kebersihan WC mencerminkan peradaban bangsa. Kesimpulannya anak-anak ITB peradabannya… ya Anda tahu lah. Gua tentunya selalu menahan untuk tidak buang air di ITB, kalau terpaksa gua selalu ke Gedung Biologi lantai paling atas yang paling sepi gak ada orang, bersih di sana.

17. Paling enak kalau hari Jum’at jam 11-2 itu kosong karena break sembahyang dan makan siang. Biasanya gua tidur siang di kos.

18. Sandal, celana pendek, kaos adalah beberapa pakaian yang diharamkan di ITB. Tapi tergantung dosennya juga sih.

19. Mentang-mentang institut teknik, semua siswanya musti ngambil mata kuliah yang namanya Konsep Teknologi, padahal isinya apa coba gak jelas. Belum lagi mata kuliah yang namanya Pancasila, Kewiraan, Pengetahuan Lingkungan yang benar-benar isinya omong kosong semua. Untung udah pada dihapus sekarang, kalau gak kasihan siswa barunya.

20. Dulu tahun 2001/2002 uang kuliah cuma 1.2 jutaan persemester. Murah banget. Mahalan uang sekolah SMA dulu malah.

Read Full Post »